#flashbask on
9 tahun yang lalu
"Huaaaa,,, sakittt... hikss hikss.."
Terlihat seorang anak perempuan berumur 8 tahun menangis di taman. Lalu munculah seorang anak laki-laki dengan membawa 2 ekor anjing husky berwarna putih dan hitam. Anak lelaki itu pun menghampiri anak kecil yang menangis tersebut.
"Hai.. kamu kenapa nangis???"
"Rena jatuh... kaki rena sakiitt... hiks hiks.. rena mau pulang,, huaaa" , anak perempuan bernama rena itu terus menangis.
Anak lelaki itu pun jongkok membelakangi rena.
"Cini aku gendong rena , biar aku yang anter rena sampe rumah"
Rena pun melongo, "memang nya kamu bica gendong rena??"
"Bicaa, ayoo naikk, biar luka kamu bica cepet di sembuhin"
Rena pun naik ke punggung anak lelaki itu. Anak lelaki itu mulai berdiri dan berjalan menggendong rena. Tidak lupa juga dia mengajak anak anjing nya.
"Kuro,hiro come"
Setelah menelusuri jalan, anak lelaki tersebut sudah mulai kelelahan.
"Maaf yaah, rena berat ya? Rena di turunin aja deh di cini gak papa, kamu nya kacian" , rena merasa kasian dengan dia.
"Gpp kok, aku kuat, aku bakal bawa kamu sampe rumah."
*sesampai di rumah rena
"Pelmiciii!! Tantee,, ada renaa lagi cakitt", teriak anak lelaki tersebut.
Lalu seorang wanita pun keluar dan terkejut.
"Ahh.. renaa!! Ya ampun my girl, what happen to you?? " , tante itu panik melihat anak nya luka dan di gendong oleh anak kecil yang sepantaran dengan rena. Tante itu pun membawa rena dan mengajak masuk anak lelaki tersebut.
"Mama,, cakitt.. hiks.. kaki rena cakitt" , rena menangis manja kepada mamanya.
"Cup cup, tahan ya sayang, ini mama lagi obatin luka nyaa.... nah udah, selesaii.." , tante pun meniup" luka rena. "Rena, bilang apa sama temen km yang udah bantu kamu?"
"Makacih ya udah tolongin rena", rena pun tersenyum manis kepada lelaki itu.
Anak lelaki itu tersipu malu, pipi nya bersemu merah, mungkin terpesona oleh kemanisan rena. XD
"Iaa.. cama", kata mama aku kita harus saling menolong."
"Pintar sekali kamu nak, kamu tinggal dimana??", tanya tante
" aku tinggal di sebelah rumah tante, kebetulan ternyata rumah rena di sebelah rumah aku tan."
"Wah, berarti kamu anak nya Melissa ya?, nama tante Raisa, tante temen mama kamu loh", " yaudah tante tinggal dlu ya, kamu temenin rena dulu ya"
Tante raisa pun pergi meninggalkan mereka berdua.
"Oh iaa, nama kamu cp???", tanya rena sambil mengulurkan tangannya.
"Nama aku Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan , panggil aja aku iqbaal!", membalas salam dari rena.
"Nama panjang kamu siapa??"
"Nama panjang aku Rena Velixia Putri!! Karena kamu udah tolongin aku dan kebetulan kamu tinggal di sebelah rumah aku, kita temenan yaa, kita sama-sama terus." , rena tersenyum dengan senang.
"Oke rena.. kita selalu bersama yaa, janji??", iqbaal mengulurkan kelingking nya.
"Janji" , balas rena dengan mengaitkan kelingking nya di kelingking iqbaal.
***
"Iqbaaalll!!!"
"Halo renaa, ayo macuk cini! " , iqbaal mengajak masuk rena yang berada di depan pintu rumah nya.
"Waah haii kuro, hiro!!" , rena memanggil anak anjing nya iqbaal.
Iqbaal mempunyai 2 anak anjing husky, 1 kuro berwarna hitam putih dan 1 nya lagi berwarna putih. Mereka sudah sangat dekat beserta anjing"nya. Tiada hari dimana mereka tidak bersama.
"Rena.. ini buat kamu." , iqbaal memberikan kalung dengan cincin sebagai liontinnya.
"Ini kalung baal? Buat aku? Kenapa?" , rena menerima kalung tersebut dan menatapnya.
"Sini aku pakein" , iqbaal pun mengambil kalung tersebut dan memakaikan nya ke rena.
"Aku juga ada loh" , iqbaal menunjukan kalung yang sama ke rena.
"Kamu dapat darimana?kok bisa ada??"
"Kemarin aku liat ini, terus aku minta mama beliin karena aku mau kasi kamu cincin ini"
"Lalu kenapa cincin nya dikalungkan?" Rena terlihat bingung.
"Ya kan jari kita terlalu kecil rena buat pake cincin nya,, aku kasi ini kamu sekarang dalam bentuk kalung, cincin ini sebagai tanda bahwa kita harus selalu bersama ya sampe nanti kita dewasa nanti dan bisa memakai cincin ini bersama..."
"Hehe.. makasih yah baal, akan aku jaga baik-baik cincin ini, kita harus selalu bersama yaa" , rena tersenyum dan tersipu malu, dia sangat senang bahwa dia akan selalu bersama , tumbuh bersama dengan iqbaal.
Tapi....
*****
"Renaa!!! Kamu mau kemana??"
Iqbaal berlari keluar pagar rumahnya, menyusul rena yang sedang di luar rumah rena.
Ya, keluarga rena akan pindah ke surabaya. Barang-barang pun tengah di angkut ke mobil. Om harry dan Tante Raisa berpamitan dengan orang tua iqbaal. Sedangkan rena, raut muka nya sangat sedih, dia tidak ingin berpisah dengan iqbaal.
"Renaaa... kamu mau kemana? Jangan pergii" , iqbaal berlari memegang tangan rena.
"Aku gatau, keluargaku bilang aku harus pindah ke surabaya.. hiks hiks.." , rena mulai meneteskan air mata.
"Rena, ayoo kita berangkat sayang" , tante raisa mengajak rena untuk masuk mobil.
"Gamau ma!! Rena ga mau pisah sama iqbaal!!" , rena menangis.
"Tante , jangan bawa rena pergi!! Jangan pisahin iqbaal ma rena tante!! Iqbaal sama rena harus selalu bersamaa", iqbaal memeluk rena seakan tidak ingin melepaskan rena untuk pergi.
"Ale, jangan begitu.. itu rena nya harus pergi." , ujar tante Melissa(mamanya iqbaal) sambil menarik iqbaal melepaskan rena. Tante raisa pun berbuat demikian.
"Iqbaaall!! Rena gamau pergii!!. Huaaaa..." , rena menangis sejadi-jadinya.
"Renaaa, jangan tinggalin iqbaal! Kan rena udah janji kita harus selalu bersamaa!! Renaaa..! " , tangan iqbaal yang nemeluk rena pun lepas.
"Renaaa!!!.. huaaa.. ma, tahanin rena ma, iqbaal gamau pisah ma renaa" , iqbaal menangis sambil memohon kepada mama nya.
Mama nya tidak bisa berbuat apa-apa, mobil rena pun sudah melaju pergi dan menghilang dari pandangan.
Iqbaal masih menangis di jalan sepeninggalan rena, lalu iqbaal melihat sesuatu yang jatuh, itu adalah kalung rena! Iqbaal mengambil kalung tersebut.
"Rena, semoga kita bertemu kembali yaa.. hiks.."
********
"Renaa!!!"
Rey terbangun dari tidurnya. Hah, dia bermimpi tentang masa kecilnya bersama rena.
"Akhirnya kita bertemu lagi rena, my princess.. setelah sekian lama kita terpisah, walau kamu lupa akan masa kecil kita, yang terpenting sekarang, kamu disini.. di sampingku.. semoga kita akan terus bersama..."
****
Hari sudah pagi. Rena pun bangun dari tidurnya, lalu bergegas mandi. Setelah selesai mandi rena keluar kamar dan mendapati para teman nya sedang makan di meja makan. Bastian melihat rena lalu memanggilnya.
"Hai ren! Ayo sini makan." Sapa bastian
Iqbaal yang menyadari adanya rena segera menoleh ke belakang ke arah rena dan tersenyum.
"Morning my princess.."
"Ciiiehhhh... yg lagi kasmaran nii..", goda para teman-temannya. Rena hanya tersipu malu, lalu berjalan dan dudum di sebelah iqbaal. Mereka pun mulai makan nasi goreng yang telah siap.
****
2 bulan telah berlalu
Para siswa/i di sekolah akan menghadapi ujian nasional bulan Mei nanti. Untuk saat ini mereka masih menghadapi beberapa Tryout. Hari ini di kelas rena ada pelajaran olahraga. Para murid pun berganti baju olahraga dan berkumpul di lapangan. Hari ini mereka akan melakukan lari maraton. Para murid mengeluh terutama yang perempuan. Ya, siapa juga yang suka lari maraton? Haha.. :p
Mereka mulai berlari, rena dan iqbaal lari berdampingan. Rena terlihat capek saat berlari.
"Ren,, kamu kayak nya cape banget, kan lom lama kita larinya.. kamu gpp??" , ujar iqbaal yang agak khawatir dengan rena sambil berlari berusaha menyamakan posisi mereka.
"Haa? Gpp kok baal, oiaa kamu ga sah tunggu aku, kalo kamu mau lari, lari ajaa sana.." , rena tersenyum. Nafas rena terlihat tidak beraturan.
"Okee deh ren" , iqbaal pun mulai berlari sesuai standar dia. Rena masih berlari ketinggalan dan tidak bisa menyusul iqbaal. Tiba-tiba rena merasakan sakit dan tangan nya memegang bagian dadanya. Sambil berlari dan memegang rasa sakit itu, rena tidak bisa melanjutkan lari lagi. Rena pun berhenti dan jatuh dengan posisi duduk.
Iqbaal yang masih berlari, menoleh ke belakang untuk melihat dimana rena. Ia terkejut melihat rena terjatuh di lapangan dan langsung berlari menghampiri rena.
"Rena.. kamu gpp? Kamu kenapa??" , iqbaal memegang bahu rena.
"Gpp kok baal. cuma kecapean ajaa." , rena mencoba berdiri sambil di bantu iqbaal. Tapi rena malah lemas lalu pingsan.
"Rena! Aduh kamu kok pingsan si." , iqbaal pun menggendong rena di depan dan membawa nya ke UKS.
Setelah beberapa lama, rena terbangun.
"Hm.. ini dimana?" , mata rena masi setengah terbuka sambil melohat sekeliling.
"Kamu di uks sayang, tadi pas lari kamu pingsan.. kamu sakit? " , tanya iqbaal yang sudah dari tadi menemani rena tertidur.
Rena terdiam sesaat, dia terlihat bingung ingin menjawab apa.
"Aa..ng.. ga kok.. pling cma krn kecapean ajaa kok.. ga sah khawatir." , rena berusaha meyakinkan.
"Oo ya udh.. udah jam 3 nih , sekolah udah bubar.. kamu tunggu ya di sini aku ambilin tas kita di kelas."
"Oke baal..."
"Siip.. kamu istirahat aja dulu ya sayang" , iqbaal meletakan tangan nya di belakang kepala rena dan mengecup keningnya.
Rena hanya terdiam sambil melihat iqbaal yang sudah keluar dari UKS. Rena terlihat melamun dan raut mukanya sedih.
"Apakah aku harus mengatakan rahasiaku ini? , rena bergumam.
****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar